It's me!

Ini alasan kenapa Bisnis Online Harus Lock Instagramnya saat diawal!

Beberapa rekan dan client saya bertanya tentang kenapa akun instagram sebuah bisnis harus di lock? Apa manfaatnya? Padahal fitur lock ini diperuntukan akun personal (bukan bisnis).

Saya merasa perlu untuk menjelaskan hal ini, walau saya jarang sekali mau sharing hal-hal yang bersifat strategical. But it’s okay, topik ini tidak terlalu mahal bagi saya maka saya akan share.

Kita urutkan dari hal yang fundamental terlebih dahulu, ketika kita memulai sebuah usaha online di instagram, seorang pengusaha biasanya terjebak dengan market dan aset marketing, aset marketing sangat beragam, bisa brosur, bisa katalog, bisa juga penawaran dalam bentuk paper. salahsatu aset marketing yang sedang tren dan wajib dimiliki adalah digital assets. Yup! Aset marketing ini sewajarnya dimiliki sebelum menjual produk online! Kenapa? Karena jika tidak ada digital assets, maka marketpun akan bertanya, “ini jualan apa sih, kok digital assets nya cuma gini doang, niat jualan ga sih?”. Padahal faktanya ada segelintir pengusaha yang baru memulai usaha online namun postingnya baru sedikit.

Nah! Disini letak jawaban kenapa harus di lock dan biarkan mereka lupa sejenak (jangan langsung approved)

  1. VISITOR SEE THEN BYE – Dilock sementara karena kontennya belum banyak (rich content) dan menghindari potential customer kabur dan batal follow. juga menghindari persepsi potential customers mengurungkan membeli karena merasa belum siap jual (persepsi dari konten yang masih sedikit). Artinya harus dilock terlebih dahulu.
  2. VISITOR SEE THEN FOLLOW Dilock sementara karena untuk memaksa potential customer untuk follow terlebih dahulu namun jangan langsung di approved, karena jika langsung, ada potensi untuk di unfollow. Artinya harus dilock terlebih dahulu.

Dilock tapi jangan langsung approved adalah salahsatu langkah agar “setelah follow lalu lupa”, hal ini mengurangi resiko unfollow. Jika kita berandai Anda pengguna akun instagram yang sedang ingin follow sebuah akun bisnis online hasil rekomendasi teman Anda tapi setelah dilihat akunnya, kontennya sedikit, apakah Anda akan menunda untuk follow? Pasti Anda akan berfikir, “nanti aja ah follownya kalo udah banyak foto-fotonya, pengen liat dulu perkembangannya, kalo kontennya bagus baru deh di follow. Kalo sekarang ngga dulu, takut kalo udah follow malah spam melulu”. pernah kan berfikir seperti itu?

Artinya, ada sebuah strategi yang penting namun sering dikesampingkan oleh pengusaha yang bermain di instagram. Kita perlu lebih menjadikan diri kita sebagai potential customers di platfrom instagram ini (bukan seller) karena dengan cara ini (di lock sementara saat digital assets sedang berbenah) kita bisa mendapatkan followers yang “lebih lumayan” daripada di unlock.

Saya yakin, setelah saya menjelaskan hal-hal diatas, Anda sepakat atas pandangan saya. Namun pertanyaannya sampai kapan di lock? Yup! Sampai Anda merasa konten yang ada sudah cukup mewakili digital assets usaha online Anda. Ya setidaknya 15 content (5 grid), setelah itu barulah di unlock. setidaknya memberikan customers experience saat kepo akun Anda walau hanya 5 grid saja namun identitas konten sudah bisa membuat potential customers yakin akan brand Anda.

Lalu apa next nya setelah di unlock? yaitu “Rich Content”. Adalah sebuah upaya untuk memproduksi konten-konten yang relevan dengan bisnis online Anda. Tentunya tidak hanya “banyak” namun harus memiliki konten tidak membosankan. “Rich!” tidak melulu tentang quantity content, namun tentang quality content. variabelnya cukup beragam, bisa dalam bentuk short video produk, video testimoni pelanggan, grafis promo-promo, grafis perayaan hari nasional dan masih banyak lagi!

Well, sekian dari saya, hit me when you need me to consulting. Anda bisa click chat box di pojok kanan bawah website ini. Have a great sell!

Leave a Comment

Hi there! Click me or one of my representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat WhatsaApp
en_USEN
id_IDID en_USEN