It's me!

Kenapa Yahoo Messanger dimatikan dan kalah dari whatsapp?

Setelah mengembara selama 20 tahun sejak 1998, akhirnya YM! resmi dinonaktifkan pada tanggal 17 july 2018!

Aplikasi yang awalnya berbasis desktop ini sangat populer dijamannya, sebelum hingar-bingar smartphone, YM! berperan penting saat mencari teman baru bahkan jodoh. Rasanya remaja kelahiran 80an yang paling sering menggunakan aplikasi ini.

Nah, bagaimana dengan contact dan history chat kita dengan sang mantan yang terdahulu? Tenang, yahoo messanger memberikan kesempatan untuk kamu mendownload history chat melalui link berukut: https://messenger.yahoo.com/getmydata namun jangan sampai di tunda ya, bukan karena harus mengingat masa lalu, tapi yahoo hanya memberikan waktu selama enam bulan untuk mendownload history chat kamu. Lalukan sekarang! Atau kamu akan menyesal.

Yahoo messanger mati shutdown bubar

Alasan Yahoo! Menghentikan perjalan panjangannya karena mereka ingin fokus dengan sesuatu yang baru, mereka ingin kembali meriset ulang dengan tenang tentang apa saja yang sebenarnya diinginkan pasar.

Alasan tersebut sangat klise dan terlalu bias. Nah, alasan yang hampir tepat menurut saya adalah persaingan instant messanging yang kini berlomba-lomba untuk menjadi yang paling diminati, bahkan tidak hanya itu saja, namun juga yang paling bisa memberikan benefit yang gila-gilaan kepada pengguna.

Mungkin Anda berpendapat, “bagaimana mungkin? YM!-kan sudah mendunia, masa sih nyerah?!”

Bukan nyerah! Mereka hanya butuh berfikir realistis karena saat inipun hanya sedikit aplikasi yang bisa bertahan lama bertahan melayanai penggunanya. Kita ambil delapan instant messanging yang mungkin sudah pernah anda register namun tidak ada di smartphone Anda saat ini:

  1. Whatsapp (pasti ada)
  2. Facebokm messanger (mungkin ada)
  3. Telegram (Cuma install aja)
  4. Line (Sesekali dipake)
  5. Skype (Keperluan kantor, itupun mungkin dipakai setahun sekali)
  6. Blackberry messanger (ada di hp bb yang kini dilaci kamar dan sudah berdebu)

Enam instant messanging diatas hanyalah segelintir yang exist, belum termasuk yang lain seperti viber, wechat dan yang sejenis karya anak bangsa seperti chatfiz, IMES, Yogrt dan masih banyak lagi!!!

Bayangkan, semuanya berkompetisi untuk melayani Anda, bahkan merekapun terseok-seok untuk meraup keuntungan.

Pertanyaannya yang kini muncul, kenapa Whatsapp bisa bertahan dan merajai?

Langsung saja saya jawab, ketika whatsapp dibeli oleh facebook, aplikasi yang kental dengan warna hijau muda ini telah menjadi alat “rekam” tingkah laku Anda sehari-hari, facebook mengambil beberapa kata kunci yang biasa anda ketik untuk memaksimalkan layanan Ads nya. Secara teknis, facebook sendiri menjual layanan berbayar bagi siapapun yang ingin beriklan di paltform nya termasuk instagram kan? Nah, atas bantuan whatsapp, pengiklan bisa menampilkan iklannya kepada orang-orang yang memiliki tingkah laku yang sesuai dengan keinginan si pengiklan.

Mengutip dari laman kompas bahwa dengan membeli WhatsApp yang tentu saja menyimpan 450 juta nomor telepon penggunanya, Facebook dapat mensinkronisasikan dengan basis data yang sudah dimilikinya.

Nilai akuisisi WhatsApp oleh Facebook tersebut bisa dibilang sangat fantastis, 19 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun). Nilai ini termasuk 3 miliar dollar AS dalam bentuk saham yang diberikan kepada pendiri dan karyawan WhatsApp dalam jangka empat tahun. Selain itu, CEO dan co-founder WhatsApp juga akan bergabung sebagai dewan direksi di Facebook.

Menurut Facebook, akuisisi terhadap WhatsApp tersebut dapat membantu jejaring sosial tersebut menyebarkan kemampuan konektivitas ke seluruh penggunanya dengan lebih cepat. Facebook juga mengatakan bahwa WhatsApp akan tetap beroperasi sebagai perusahaan terpisah dan mempertahankan brand-nya.

Kita kembali ke Yahoo Messanger!

Saya ulangi, jawaban resmi mereka adalah, “building and introducing new, exciting communications tools that better fit consumer needs.” dengan statemen resmi yang sederhana ini, saya berfikir dua hal.

  1. Yahoo Messanger akan membuat gebrakan.
  2. Dasar merekanya aja yang udah capek berkompetisi dan lebih memikirkan bisnis yang lain.

Nah, sekarang, Anda boleh menerka sendiri apa alasan yang paling tepat dimatikannya Yahoo Messanger di era yang serba chatting ini.

Leave a Comment

Hi there! Click me or one of my representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat WhatsaApp
en_USEN
id_IDID en_USEN